Konveksi Murah Bandung (Eha Konveksi). Partner Vendor untuk kebutuhan Celana jeans, baju, Kaos, Jaket, topi, tas, Kemeja, dll. Kontak Call /WA: 0822 11711 911
08.00 - 16.00 WIB
022 87301860
082211711911
082211711911

ehakonveksi@gmail.com
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Tak banyak yang tau, asal mula jas hujan.

Rabu, Oktober 28th 2020.

tak banyak yang tau, inilah sejarah awal jas hujan musim hujan seperti sekarang ini. salah satu pakaian ayang sering di buru oleh orang-orang di waktu musim hujan adalah jas hujan, jenis pakaian pelindung diri dari guyuran air hujan ini poluar di indonesia saat dan sering di pakai oleh pengendara motor untuk melindungi pakaian serta tubuh nya dari musim hujan. kain yangv di gunakan untuk jas hujan adalah kain yang memiliki kain yang memiliki ketahanan air lebih tinggi sehingga air hujan tidak dapat masuk dan memasahi pakaian nya dari guyuran hujan.

Sejarah Awal mula Penggunaan jas hujan

Awal mula penggunaan jas hujan ini adalah oleh orang dari china kuno, yang saat itu terbuat dari jerami dan atau rumput, para petani china kuno ini sering menggunaka jas hujan dari jerami atau rumput ini untuk kegiatan di ladang atau di sawah saat musim hujan, meski bisa melindungi dari air hujan, jas hujan pada masa itu jika di genakan terasa berat dan membuat pergerakan kaku, untuk mengatasi masalah itu masyarakat / terurma petani pada jaman itu menemukan metode lain untuk jas hujan, metode ini bertujuan untuk memilimalisir berat dari jas hujan pada masa itu, dengan cara mengolesi minyak pada kain atau membuat anyaman pada rumput atau daun yang masih segar, cara ini akan membuat mantel atau jas hujan pada masa itu menjadi lebih ringan.

namun, bukan hanya china saja yang mengembangkan jas hujan di paling awal, lokasi yang lain selain china adalah amerika serikat, tepatnya sejak tahun 1200 sebelu masehi menggunakan extra latex yang terbuat dari pohin karet untuk membuat anti air primitif, extra dari latex tersebut kemudian di oleskan pada alas kaki atau pun pakaian mereka sehingga menciptakan efek seperti modern.

saat orang eropa menemukan orang amerika pada tahun 1700 an, mereka mengikuti cara warga pribumi, namun pada saat itu dan sangat di sayangkan karet tersebut menjadi lengket, ketika cuaca panas dan terasa kaku pada udara dingin.

pada tahun 1830 charles macintos dan para ahli kimia scotlandia menciptakan metode untuk membuat jas hujan yang terbuat dari karet dan nafta batu bara, dengan cara baju ala macintos yang di lapisi karet dan kemudian di larut kan kedalan nafta dan di masak menggunakan zat dari batu bara,

dngan metode itu dia berhasil membuat karet lentur dan mudah di gerakan sayang nya metode dari machintos itu mempunya beberapa kekurang dan karet masih bersifat dan alami, dan selain itu bau nya sangat buruk dan pebuatan nya pun cukup berbahaya,

untuk menghindari masalah di atas thomas hancoock membuat metode baru dengan ngan nama vulkanisasi, caranya, karet alami yang di panaskan dan di campur dengan blerang dalam kondisi terkontrol,

pada akhirnya sekitar abad ke 20 terjadi ledakan yang menggunakan bahan bahan baku seperti plastik dan nylon untuk membuat jas hujan, dan pada masa perang dunia ke 2, jas hujan plastik dan nylon menjadi viral, bahan ini sangat di sukai oleh orang orang untuk memproduksi jas hujan karna gampang di desain, dan beraman dari itu banyak muncul bahan baku untuk membuat jas hujan seperti bahan biway, bahan, taslan, bahan pvc( latex) yang sering di pakai oleh para konveksi jas hujan untuk memproduksi jas hujan hingga saat ini

Spread the love
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)